Kesenian Aksi Muda

Oktober 13, 2009 at 2:30 am Tinggalkan komentar

Sebagian orang maksimuda-1.thumbnailenyebut kesenian ini sebagai “peksi muda” yang artinya “burung muda” yang lincah. Dimaksudkan untuk menggambarkan dinamisnya para pemuda dalam olah gerakan silat dan tarian. Kesenian ini sudah hampir punah karena perubahan jaman. Di Banyumas, kelompok kesenian ini hanya tinggal satu kelompok tua yaitu di kecamatan Tambak, Banyumas  timur.  Kelompok ini menamakan dirinya kelompok aksi muda “setia muda”. Meskipun  banyak menggunakan kata muda, namun pada kenyataannya mereka sudah tua-tua, dan hanya beberapa yang masih terlihat muda (generasi penerus). Kesenian ini dipimpin seorang pendekar yang menguasai betul tentang gerakan pencak silat, tenaga dalam, magic, tarian, ketukan musik dan keselarasannya. Selain sebagai hiburan yang atraktif, kesenian ini mengandung berbagai makna dalam setiap lagu dan gerakannya.

Menurut sejarahnya, kesenian ini muncul pada jaman colonial belanda, pada masa penjajahan. Pada jaman dulu kesenian ini merupakan modifikasi dari latihan beladiri pencak silat, karena beladiri waktu itu dilarang oleh Belanda. Jadi dengan kearifan local dan kecerdasan para pendekar, maka dibuatlah sebuah kesenian yang menggabungkan unsure musik, tari, nyanyian (sholawat dan syiir) dan pencak silat. Meskipun berkesenian, mereka tidak meninggalkan unsure pencak silat sebagai bela diri.

Kesenian ini diawali oleh pembacaan sholawat bersama sambil diiringi oleh rebana dan kendang. Kemudian di sambung rodat atau tarian sambil duduk dan berdiri. Lalu dilanjutkan dengan gerakan-gerakan dasar silat untuk pemanasan dengan masih diiringi musik sholawatan. Lantas disambung dengan tarung silat bergantian yang masing-masing orang. Setelah itu dilanjutkan dengan adu tenaga dalam dengan berbagai gaya. Sebagai puncak acara diperlihatkan aksi-aksi debus yang menegangkan serta aksi-aksi kesurupan sampai selesai.

Iklan

Entry filed under: budaya.

Budaya “Besik” di Lamongan: Suatu Tinjauan Sosial Budaya tari tayub jawa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Tyo Prasetiyo

Arsip Artikel

Kalender

Oktober 2009
S S R K J S M
     
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

%d blogger menyukai ini: